Harus kita akui masih banyak PNS yang pengangguran. Para PNS yang tidak memiliki pekerjaan yang jelas meski tetap berada di kantor memilih minum kopi di kantin, baca Koran, main game atau sekedar ngobrol-ngobrol atau mungkin ng-net (hasil proyeknya Bg Gin,hehe..).
Beranikah Dairi menerapkan Sistem Tunjangan Berbasis Kinerja???
Pimpinan harus berani menyuruh pulang para PNS yang tidak bekerja, dari pada di kantor para PNS tersebut memakai listrik, air, minum kopi, dan lain sebagainya yang membuat anggaran membengkak. Bagi PNS yang dipulangkan cepat tentu bukan tanpa konsekuensi. Jadi meskipun seorang tukang babat rumput, kalau dia rajin bekerja, dia akan mendapat uang atau tunjangan yang banyak. Sehingga kalo sistem ini dapat berjalan, maka pepatah “rajin pangkal pandai” akan ditambah menjadi “rajin pangkal kaya”.
Harapan saya, mudah-mudahan ini dapat berjalan, sehingga apabila seluruh Pemkab di Indonesia dapat menerapkannya maka Reformasi Birokrasi untuk menuju Good Government akan terwujud dengan baik. Ataukah menunggu saya di 2019 atau 2024…,hehe,AMIEN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar